Perlu Pertimbangan Matang
Sejauah
ini, permasalahan yang dihadapi siswa lulusan SMA sederajat menghadapi dunia
kampus masih belum terselesaikan. Mereka cenderung bingung menentukan jenjang
pendidikan selanjutnya. Memang benar, memilih perguruan tinggi (PT) tak semudah
membalikkan kedua tangan. Salah pilih perguruan tinggi merupakan bencana dan
kerugian besar di masa depan.
Mengenai
hal tersebut, sebaiknya calon mahasiswa yang akan masuk kesebuah perguruan
tinggi mempunyai berbagai pertimbangan matang agar tidak tersesat. Pertimbangan
tersebut harus dilihat dari faktor internal dan eksternal antara lain:
Pertama, sesuaikan cita-cita, prestasi,
dan potensi. Dengan adanya keinginan menduduki perguruan tinggi tersebut, tentu
berbeda semangat belajarnya ketika ia masuk ke sebuah perguruan tinggi yang tidak sesuai dengan pilihan hatinya. Selain
itu perlu memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan prestasi dan potensi diri.
Jika seseorang asal memilih perguruan tinggi dan ternyata tidak sesuai dengan
prestasi dan potensi, tentu akan terjadi berbagai ketidaksinergian. Misalnya
seorang yang berbakat dalam bidang seni rupa, tetapi ia masuk fakultas hukum.
Ini jelas tidak sinkron. Selanjutnya dalam memilih perguruan tinggi sebaiknya
tidak terpengaruh pilihan teman dan trend masa kini, karena jika terjadi akan
merugikan diri sendiri.
Kedua,
cari
informasi detail. Mencari informasi adalah hal yang penting, karena ini bisa
dijadikan sebagai pembanding antara perguruan tinggi yang satu dengan yang
lainnya.
Ketiga,
lokasi dan finansial. Lokasi atau lingkungan akan menentukan kepribadian
seseorang. Jika lingkungan dari lokasi suatu perguruan tinggi kurang baik, maka
perlu waspada yang ekstra. Biaya juga perlu dipertimbangkan bagi calon
mahasiswa dengan finansial terbatas. Jika dana yang ada terbatas, pilihlah
lokasi perkuliahan yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang
memiliki biaya hidup cukup rendah.
Keempat,
perhatikan
akreditasinya. Akreditasi bisa mempengaruhi prospek terjun dalam persaingan
dunia kerja setelah lulus dari perguruan tinggi tersebut. Wacana yang sering
terjadi saat ini adalah penggunaan akreditasi sebagai acuan dalam bersaing di
dunia kerja.
Kelima,
masa
depan karir dan pekerjaan. Perhatikan apakah sebuah perguruan tinggi tersebut
mempunyai jurusan yang diminati sesuai dengan masa depan? Banyakkah alumni dari
perguruan tinggi tersebut yang bermasa
depan cerah? Kemudian kombinasikan
antara cita-cita, minat, bakat, dan jurusan yang mempunyai prospek bagus untuk masa
depan.
Kelima
kiat-kiat memilih perguruan tinggi tersebut perlu disinergikan antara satu
dengan lainnya. Dengan ini, kasus salah
pilih perguruan tinggi dan jurusan tidak akan terjadi lagi dan masa depan
cemerlang akan mudah diraih.
like
BalasHapus